Langsung ke konten utama

KECEPATAN MEMBACA ANGIN

Orang berbondong-bondong memacu kendaraannya di jalan raya, di jalan tol, di jalan kampung, di jalan setapak karena merasa telah membayar pajak kepada negara. Mereka berupaya secepat mungkin dapat sampai pada tujuan yang diinginkan, walaupun mengabaikan keselamatan dan kenyamanan penggunanya sendiri.

Orang lupa pada situasi di jalan yang ramai, orang lupa pada batas kecepatan yang diperbolehkan, orang lupa pada anak yang tiba-tiba menyeberang, orang lupa pada lubang galiannya sendiri bernama liang lahat, rumah kematian di ujung kecepatan yang mampu ditempuhnya dengan gagah berani.

Angin bertiup semilir di atas permukaan laut yang tenang, membentang gundukan bukit-bukit jauh tujuan penyeberangan selanjutnya. Nakhoda menuntun kapal dengan navigasi panduan standar keselamatan. Dan ombak menepi ke arah buritan, meninggalkan sepi di dermaga keberangkatan. Percakapan para nelayan yang tak pernah berakhir sebelum kembali membawa tangkapan ikan dan kulit legam.

Pantai itu masih mengundang pelancong untuk berkunjung secara berkala pada hari libur. Panorama alam itu lebih segar dan luas dibandingkan keseharian mereka yang sibuk, pengap, serba tergesa, cepat, dan risiko kerja. Suasana relaks seperti itu tak selalu dapat dinikmati oleh masyarakat kota besar yang identik dengan kemacetan dan kemewahan fasilitas.

Lalu, tampillah biro jasa ecotourism yang memberikan alternatif fasilitas rekreatif di antara kesibukan rutinitas kerja selama ini. Masyarakat membutuhkan ruang dan waktu untuk keluar dari rutinitas sehari-hari. Ada yang bertarif tinggi dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, ekslusif; tetapi ada yang benar-benar murah meriah, real fun, dan dikemas dalam format familiar. Peluang menyediakan wahana semacam ini menjadi usaha kreatif yang perlu ditunjang oleh pemegang kebijakan publik, seperti pemerintah daerah setempat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIAK KECIL GELOMBANG BESAR

RASA INGIN TAHU YANG BESAR adalah salah satu sikap ilmiah.      Mau tahu sedikit atau banyak itu pilihan. Daya tarik magnet selalu berada pada dua kutub yang berbeda. Kesadaran akan eksistensi dan hakikat seharusnya menjadikan pola pikir terbuka bahwa perbedaan itu salah satu dalil tak terbantahkan oleh akal sehat manusia. Tingkat-tingkat kecerdasan itu melekat pada diri setiap insan. Bahwa ada kesamaam di antaranya juga bukan suatu kebetulan seperti yang sering ditulis dalam cerita sinetron di tv.      Tingkat kecerdasan dasar dimulai sejak dalam kandungan ibu, maka rahim ibu diinisiasikan sebagai sekolah kehidupan -- PAUD masa pranatal . Tingkat kecerdasan lanjutan pertama berlaku sejak 'terlahir' keluar dari persembunyian rahim ibu ( pascanatal) . Proses keluar dari persembunyian rahim tentu saja melalui persalinan. ada persalinan normal, lancr; ada persalinan 'istimewa'. Secara umum persalinan setelah usia matang kandungan 9 bulan 10 hari...

MUTIARA TANAH LEMPUNG

Balutan lumpur di kaki masih terasa dingin pada subuh ini, karena orang-orang biasa bangun ketika fajar belum merekah. Dengan sedikit gumam dan desah nafas, kaki harus berjalan menelusuri pematang sawah di ujung desa. Beberapa lampu di tikungan jalan kampung masih menyala, sisanya disamarkan oleh pucuk daun bergoyang memburu angin. Alas kaki tak lagi dibutuhkan karena menapak ke permukaan tanah gembur lebih nikmat terasa di pori-pori, apalagi kalau semut menjepitkan moncongnya dengan kesal pada salah satu bagian kulit paling ideal untuk digigit. Ujung-ujung daun rumput tajam kadang menggores dengan santai ke mana ia mau. Dan ketika sapuan air mengenai luka, seperti sepasukan semut ganas menggigit bersamaan pada tempat gigitan yang sama. Tapi tanah tetap digali, tanah tetap dicangkul. Hanya dengan begitu, lahan siap untuk proses pengolahan masa tanam selanjtunya. Begitulah keseharian para pekerja alam pertanian berkumandang tak henti, tak jemu, dan kembali esok hari pada jam dan tempat ...

CERITA YANG MEMANG MELAYU

Alkisah negeriku berangkat dari kesadaran warganya untuk merdeka dari belenggu penjajah, keterbelakangan, kemiskinan, dan kesederhanaan peradaban. Sebagian warga menikmati tinggal di dataran rendah sebagai bagian dari aliran sungai dan bekas letusan gunung berapi yang terkenal mampu menyuburkan lapisan tanah. Petak-petak tanah mereka olah dan sekat untuk usaha mempertahankan kelangsungan hidup: tempat tinggal, tempat bermain, berkebun, dan tentu saja membuang sampah. Pertemuan antarmereka membuat suasana menjadi lebih ramai, penuh dinamika hidup, termasuk konflik, dendam, tipu muslihat yang memuncak pada curiga, menuduh, fitnah dan amarah. (Prolog lain seperti dalang dalam kisah pewayangan saja) Ternyata, panorama lembah, hutan, gunung, sungai, bersama-sama bertepi di pantai laut yang berbeda jarak dan kedalamannya. Itulah persoalannya. Orang tidak mudah betah tinggal di tempatnya sendiri. Mata dan kaki cenderung ingin bergerak melihat tempat-tempat lain yang menggoda. Timbul niat ingi...