Langsung ke konten utama

Postingan

DEMO CRAZY 1

Gelombang unjuk rasa menggetarkan jalan-jalan kota. Spanduk dibentangkan. Poster ditegakkan dengan dua tangan atau ditopang tongkat yang dipersiapkan korlap. Suara knalpot meraung ditimpa musik dari soundsystem menggelegar, dan di atap kap mobil terbuka sang orator berapi-api menggelorakan tuntutan garang. Pada sisi yang berbeda, aparat keamanan siaga mengawal laju demonstran pada batas-batas toleransi yang mampu digalang. Dengan perlengkapan standar berlapis, barisan pengaman berseragam tegak memandang berhadapan muka. Mobil water cannon disiagakan di belakang pasukan, senjata pelontar gas air mata dipasang pada laras senapan siap ditembakkan sewaktu-waktu situasi memanas. Ada tokoh-tokoh berbaur di sana. Ada simpatisan pendemo bergerilya meminta bayaran atau jatah uang makan. Di sela-sela mereka, berseliweran pedagang asongan menjajakan air mineral, makanan ringan, permen, tissue dan buah segar siap santap. Pada tempat yang terpanggang emosi mereka larut dalam kegelisahan tanpa kepas...

SEKUMPULAN SANDAL

Dari kasus AAL si pencuri sandal, telah diproses penyidikan dan disel. Beritanya tersebar di media. masyarakat tergerak hatinya. Berduyun-duyun berpasang sandal dikumpulkan dari berbagai pihak yang menaruh simpati atas derita anak kehilangan harga diri. Mengapa hukum tidak mendamaikan persoalan? mengapa kenakalan remaja ditindak dalam bingkai teropong hukum yang tidak sesuai azas musyawarah untuk mufakat? Alangkah semakin naifnya bangsa kita menghadapi persoalan-persoalan yang muncul di tengah masyarakat yang sedang menggeliat kembali pasca krisis, pasca rezim orde baru, pasca bencana, pasca-pasca lainnya. Menatap gejala-gejala penindakan represif yang gencar diperankan aparat penegak hukum kita selama ini rasanya semakin menjauhkan perwujudan cita-cita luhur bangsa ini pada jalur yang seharusnya. Unjuk rasa, demonstrasi, dan serangkaian mobilitas manusia untuk menuntut rasa keadilan dan kesejahteraan sengaja dibernturkan dengan kepolisian yang berslogan pengayom masyarakat, Korban-kor...

SANDYAKALANING MAJA REPUBLIK 1

Kemerdekaan yang telah dibangun 65 tahun berkonsekuensi suksesi kepemimpinan di segala posisi strategis tata kenegaraan dan tata kelola pemerintahan negeri merdeka ini. Trias politica yang disitir dari Montesque tentu mengalami adaptasi dari periode awal sampai perkembangan terakhir ini. Cit-cita 'Mukadimah UUD 1945' yang menggariskan menciptakan manusia Indonesia seutuhnya dan mensejahterakan kehidupan rakyat tentu bukan suatu bayangan utopia belaka. Tiap periode pemerintahan diharapkan dapat meletakkan dasar dan menorehkan tonggak sejarah kemajuan kehidupan rakyat di dalam maupun ke luar negeri. Bagaimana sendi-sendi bernegara dibangun dalam sejarah perjuangan, menegakkan, dan meneruskan kemerdekaan bangsa, negara, dan rakyat bhineka tunggal ika ini, bisa kita baca dari berbgai sumber yang mampu kita dapatkan. Dikotomi pemerintahan gaya sipil dan militer mewarnai hampir seluruh sistem pemerintahan negara yang memproklamasikan diri merdeka, bebas dari penindasan bangsa penj...

KERETAKU YANG KAUSERUDUK ITU

Aku pikir keretaku bakal sampai dengan selamat di stasiun tujuan akhir, setelah melewati stasiun demi stasiun antara yang terlewat. Rangkaian gerbong yang kubawa membawa nama-nama mereka lengkap dengan barang bawaan sekalian lambaian selamat jalan. Lalu, malam pun datang setelah senja. Rel yang biasa kami lewati terbujur sejajar menghubugkan kota demi kota, menyeberang perlintasan jalan, melewati jembatan, menerobos terowongan bukit hijau, dan istirahat di pelataran stasiun pemandu perjalanan. Setiap pemberhentian tentu ada keramahan pedagang menyapa penumpang yang haus ataupun lapar di jalan pulang.Percakapan yang mengalir dari hati kita saat menjelang berangkat, juga saat makan di perjalanan seperti cerita yang tak pernah lepas dari kelebat bayangan di kaca jendela. Lampu-lampu, pemukiman penduduk yang berjejer di kanan kiri jalur rel, juga sawah dan sungai kenangan, sirine di pintu perlintasan memandu kereta belajar berlari kencang tetapi juga belajar berhenti pada waktunya. Ketika ...

JALAN LAYANG ATAWA FLY OVER

Percepatan pembangunan sarana dan prasarana sebagai bentuk kemajuan kota besar tentu merupakan skala prioritas seluruh perangkat pemerintahan kota dan pemerintahan daerah bersangkutan. Otoda telah menunjukkan aturan main rumah tangga daerah masing-masing untuk merancang, mengelola, dan mengalokasikan budget anggarannya untuk skala prioritas yang telah mendapatkan persetujuan berbagai pihak. Tender pembangunan telah ditawarkan dan mendapatkan sambutan beberapa instansi terkait termasuk pihak sponsor investasinya. Upaya mengurai kemacetan, kesemrawutan pengguna jalan juga risiko banjir musiman setelah hujan deras yang mengguyur kota beberapa jam saja telah mengusulkan untuk membangun jalan di atas jalan pada ruas jalan kota yang paling mungkin dibangun di sana. Studi kelayakan dilakukan sebagai persiapan pembebasan tanah yang masih mungkin diupayakan dengan setengah membujuk dan ganti rugi secukupnya. Tentu saja perubahan pola pikir menjadi syarat adanya perubahan. Dengan proses tarik ul...

CURUG TUJUH BIDADARI

Tersebutlah, ikhwal pengenalanku pada objek wisata alam berupa air terjun (curug) yang masih gres dan memang alami ini dari video seorang teman lama yang sekarang tinggal di Semarang, Jawa Tengah. Dalam gambar berjalan itu tertayang kejernihan air yang meluncur dari lereng perbukitan dan celah lempengan batu membentuk tirai selendang putih dan menggenang dalam kolam-kolam pemandian bertingkat dalamnya. Ketika kaki dan mata mendekati lembah di simpang jembatan itu, batu-batu sungai menahan arus derasnya bergemuruh menuju DAS berikutnya. Mungkin akan berlanjut pada petualangan wisata lainnya di tempat yang berbeda. Kalau ke sana pada musim ramai pengunjung, barangkali kita akan mendapatkan kesulitan untuk berpapasan atau memarkir kendaraan ke area objek karena jalan masuk keluar hanya cukup untuk satu ukuran mobil. Oleh karena itu disarankan untuk mengantisipasi waktu kedatangan pada saat tidak terlalu ramai pengunjung. Jalur wisata ini sederet dengan objek wisata lain sep...

EPISODE WAYANG: BABAT ALAS WANAMARTA

Prolog: Meski dalam lakon tidak tampil, tokoh wayang Gatotkaca dipilih sang dalang untuk menandai dimulainya pertunjukan wayang ini. Barangkali karena kerajaan Pringgadani, asal tokoh idola ini jago terbang. Resume: Masa kanak-kanak dan pertumbuhan keluarga Pandawa sangat berpengaruh pada pembentukan karakter masing-masing pribadi Puntadewa, Permadi, Bratasena, Nakula, dan Sadewa. Hidup nomaden dalam penyamaran dan pembuangan dari kerabat sendiri sungguh menempa urat nadi kehidupan pewaris tahta Pandu. Untuk mendirikan wilayah kerajaan Amarta, Bratasena harus bekerja keras membuka hutan Wanamarta yang ternyata menjadi bagian kerajaan Indraprastha dan sarang para makhluk halus penunggu hutan. Di luar itu ternyata Arimbi, adik raja Arimba dan Brajadenta dari Pringgadani, mencari jodohnya dalam mimpi ke hutan Wanamarta. Kedigdayaan pasukan lelembut tak berhasil dijinakkan tanpa bantuan pelindung Pandawa, sang Punakawan: Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Sialnya, mantra ajian Puntadewa y...